2 Minggu Tidak Ada Pembeli, Setelah Sedekah Segelas Air yang Terjadi Selanjutnya Mengejutkan

Posted on

Siapa sangka, berawal dari sedekah segelas air jagung manis gratis di perempatan lampu merah, rezeki pemuda dari Malaysia ini langsung melimpah.

Kisah nyata ini berawal ketika seorang guru bernama Ahmad Shahrul Azhan Ibrahim sedang dalam perjalanan untuk fotokopi bahan ajar untuk siswanya yang mau mengikuti ujian Sijil Pelajaran Malaysia (SPM) tahun ini.

Ahmad Shahrul awalnya sempat kaget saat jendela mobilnya diketuk penjual air jagung manis di perempatan lampu merah di Kubang Kerian, Kota Bharu, Kelantan. Saat itu dia baru saja pulang dari mengajar sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Penjual air jagung manis itu mengetuk jendela mobil dan menawarkan dagangannya kepada Ahmad Shahrul. Tapi Ahmad Shahrul tidak membuka jendela mobil karena memang tidak berniat membelinya.

” Lebih kaget lagi ketika dia memberikan segelas air jagung manis. Saya mau bayar tapi dia bilang tidak usah karena gratis,” kata guru berusia 45 tahun itu.

Ahmad Shahrul yang merupakan guru Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Long Ghafar 2 Kota Bharu mengatakan, pemuda tersebut belum lama berjualan air jagung.

Dia berjualan sejak diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar yang di Malaysia disebut dengan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP).

” Setelah memberi saya segelas air jagung manis gratis, dia berjalan dari satu mobil ke mobil lain. Saya merasa kasihan sekaligus terkesan dengan ketekunannya,” katanya.

Tak lama kemudian, Ahmad Shahrul menghubungi pemuda tersebut. Ahmad Shahrul mengajak pemuda itu datang datang ke sekolah untuk menyediakan air jagung bagi siswa saat istirahat.

” Saya sempat buka warung selama dua minggu pertama PKP, tapi tak ada pelanggan meski untuk yang dibungkus sekalipun. Jadi, saya perlu usaha cara lain dengan menjual air jagung.

Pemuda asal Besut, Terengganu, bercerita dia tergerak untuk memberikan segelas air jagung secara gratis kepada Ahmad Shahrul dengan maksud memberi sedekah.

Menurut Hanif, tidak hanya Pak Shahrul, tapi ada juga beberapa pengemudi lain yang dia sedekahi air jagung saat berjualan di perempatan lampu lampu merah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *